Dikatakan keretakan tersebut melingkar di wilayah bibir kawah yang berada di kecamatan Padakembang dan kondisinya rentan berpotensi terjadi kembali gerakan tanah maupun longsor apabila terjadi hujan. Ia menerangkan keretakan di wilayah bibir kawah diketahui warga setempat, laporan tersebut petugas langsung melakukan siaga pantau Gunung Galunggung, namun hasilnya belum dipastikan berpotensi terjadi kembali gerakan tanah maupun longsor.Diketahui keretakan muncul setelah gempa melanda Tasikmalaya, karena data dari pantauan 2 hari sebelum terjadi gempa, petugas pengamat gunung api Galunggung tidak menemukan keretakan. Pihak masih menunggu tindak lanjut penelitian dari tim ahli penelitian pergerakan tanah badan geologi pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Propinsi Jawa Barat.